Bisnis Proses

Sebelum membangun sebuah sistem kita harus benar-benar mengerti bisnis proses didalam perusahaan yang akan kita bangun sistemnya. Bisnis proses tidak hanya terkait dengan bidang IT saja tetapi berhubungan dengan bidang Manajemen khususnya. Sebagai penyedia solusi IT kita sebaiknya bukan hanya tau tentang ilmu IT saja tetapi tahu juga ilmu manajemen dan keuangan. Loh Mengapa? Karena customer kita mayoritas adalah dari organisasi bisnis atau lebih tepatnya perusahaan, dimana kita akan membantu mereka dan memberikan nilai tambah terhadap bisnis mereka.

Bisnis proses adalah hal yang sangat penting untuk dipahami oleh pengembang sistem, dalam bisnis proses tersebutlah bisa menangkap alur informasinya. Informasi yang timbul tersebut diberikan media, diproses dan dikelola sebagai informasi bagi operasional perusahaan dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan.

Seorang programmer Delphi yang sangat jago sekalipun belum tentu bisa membuat aplikasi perusahaan yang kompleks tanpa mengerti alur bisnisnya. User tidak memandang Seberapa jauh penguasaan pemrograman Anda terhadap sebuah bahasa pemrograman, tetapi dia hanya melihat apakah Anda bisa membuatkan dia sebuah sistem informasi yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan user tersebut. User lebih memandang seberapa jauh sistem It dapat mempercepat proses kerja mereka dan apakah untungnya jika mereka membeli sistem yang Anda buat.

Bisnis proses yang sudah ada tidak secara mentah-mentah diadopsi kedalam sistem, karena dalam kenyataannya bisnis proses yang belum menggunakan sistem yang terintegrasi banyak sekali ketidakefektifannya.

Contoh sebuah transaksi keuangan disebuah perusahaan Dalam bisnis proses sebelum ada sistem, transaksi tersebut dapat diedit dengan mudah oleh usernya langsung, jika kita mengkonversinya dalam sistem dan setiap transaksi keuangan dapat diedit dengan mudah tentu, sistem yang kita buat bukan merupakan sistem yang bagus, mengapa? karena salah satu fungsi dari sistem Informasi adalah sebagai alat kontrol. Jikalau setiap transaksi keuangan dapat dengan mudah diedit oleh user yang sama maka kemungkinan terjadi penyimpangan sangatlah besar. Sebaiknya kita membuat otorisasi oleh user lain yang ditunjuk oleh perusahaan untuk dapat menyetujui setiap ada perubahan data transaksi keuangan, atau bisa juga dengan memberikan akses pembatalan transaksi tersebut dan user harus membuat transaksi dengan nomor yang baru sebagai pengganti transaksi yang lama. Tetapi ingat transaksi yang dibatalkan tersebut tercatat dalam file history.

Setelah mendalami bisnis proses yang ada dalam perusahaan pengembang sistem dapat menawarkan bisnis proses secara sistem yang sudah dimodifikasi ke pimpinan perusahaan, tentu dimodifikasi menjadi lebih efektif dan efisien. Untuk mencapai level tersebut tentu butuh pengalaman sebelumnya dalam melakukan pengembangan sistem informasi. Untuk itu bagi Anda pemula silakan belajar dulu ke yang berpengalaman dan mengembangkan sistem dari program-program yang kecil dulu baru merambah ke yang besar, atau ikut langsung project besar dengan didampingi oleh orang yang sudah pengalaman.

Selamat belajar, ada kemauan pasti ada jalan

2 komentar:

Toeko triyanto mengatakan...

kalau belajar bisnis proses dari mana dulu ya

Admin mengatakan...

Tergantung perusahaannya Pak Toeko, jika perusahaan trading/jasa penjualann tentu dari pembelian barang dulu

Baca Juga